Kredit Konsumtif

Kredit konsumtif adalah fasilitas kredit yang ditujukan kepada pegawai (PNS, TNI dan POLRI) yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, pegawai BUMN/BUMD, profesional dan pegawai swasta pada instansi tertentu dan sumber utama setorannya adalah gaji atau penghasilan tetap.
Produk kredit konsumtif dibagi menjadi dua jenis:
  1. Kredit Konsumtif Murni (KKM) yaitu fasilitas pemberian kredit yang sumber setorannya murni dari gaji dan setorannya dijamin oleh bendahara gaji tempat debitur bekerja dengan tujuan penggunaan untuk keperluan konsumtif dengan ketentuan dan persyaratan sebagi berikut :
    1. Memiliki penghasilan yang jelas dan tetap.
    2. Telah mendapat persetujuan untuk berhutang dari suami/istri calon debitur.
    3. Mengajukan permohonan secara tertulis dengan melampirkan :
      • Fotokopi kartu identitas yang berlaku (KTP/SIM) suami dan istri
      • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
      • Fotokopi Kartu Pegawai (KARPEG) / Kartu Anggota (TNI dan POLRI) yang telah dilegalisir.
      • Fotokopi SK pengangkatan dan SK terakhir/berkala yang dilegalisir.
      • Pas foto suami dan istri ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar
      • Fotokopi Petikan Penerimaan Gaji Kolektif yang dilegalisir.
      • Asli Slip/Kitir Gaji Bulan terakhir
    4. Menyerahkan surat kuasa untuk memotong gaji yang diketahui/disetujui Bendahara Gaji dan pimpinan.
    5. Menyerahkan Surat Pernyataan/Keterangan Gaji dan Rekomendasi.
    6. Memiliki agunan tambahan (khusus untuk plapond diatas ketentuan) sesuai ketentuan Bank.
    7. Plapond maksimal diberikan berdasarkan perhitungan kemampuan angsuran maksimum yaitu gaji bersih dikurangi dengan Take Home Pay (THP).
    8. Perjanjian Kredit ditandatangani oleh pemohon kredit.
  2. Kredit Konsumtif Umum (KKU) yaitu fasilitas pemberian kredit yang ditujukan kepada pegawai (PNS, TNI dan POLRI, pegawai BUMN/BUMD, profesional dan/atau karyawan swasta lainnya) yang memiliki penghasilan tetap dan sumber utama setorannya adalah gaji tetapi tidak dijamin oleh bendahara gaji.
    Ketentuan dan Persyaratan memperoleh kredit:

    1. Telah diangkat menjadi pegawai tetap di Instansi/Perusahaan tempat debitur bekerja
    2. Memiliki penghasilan tetap dan penghasilan per bulan diatas Upah Minimum Regional (UMR) yang berlaku di daerah tersebut.
    3. Mengajukan permohonan secara tertulis dengan melampirkan :
      • Fotokopi kartu identitas yang berlaku (KTP/SIM) suami dan istri.
      • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
      • Pas foto suami dan istri ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar.
      • Fotokopi Kartu Pegawai (KARPEG) yang telah dilegalisir.
      • Fotokopi SK pengangkatan dan SK terakhir/berkala yang dilegalisir (khusus PNS,TNI dan POLRI).
      • Fotokopi SK Pengangkatan menjadi pegawai (selain PNS,TNI dan POLRI).
      • Surat Pernyataan dan Keterangan dari Pimpinan.
      • Keterangan penghasilan terakhir atau daftar gaji terakhir yang dilegalisir.
    4. Memiliki agunan yang dipersyaratkan sesuai dengan ketentuan Bank.
    5. Perjanjian Kredit (PK) ditandatangani oleh pemohon kredit beserta suami/istrinya (kecuali bagi yang belum menikah).