Sejarah Lumbung Kredit Pedesaan (LKP)

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Barat Nomor 116 Tahun 1986 tanggal 9 April 1986 Tentang Lumbung Kredit Pedesaan di Provinsi Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Barat yaitu:

  1. Tahun 1986 di Kabupaten Lombok Tengah didirikan Lumbung Kredit Pedesaan ( LKP ) yaitu LKP Praya dan LKP Mujur
  2. Tahun 1988 didirikan Lumbung Kredit Pedesaan (LKP) yaitu LKP Penujak, LKP Sengkol dan LKP Kopang
  3. Tahun 1989 didirikan Lumbung Kredit Pedesaan (LKP) Yaitu LKP Pringgarata, LKP Mantang dan LKP Puyung
  4. Dan Tahun 1991 didirikan Lumbung Kredit Pedesaan (LKP), LKP Janapria.

Sejak berdiri Lumbung Kredit Pedesaan (LKP) dari tahun 1986 sampai dengan tahun 1996 status LKP pada saat itu adalah PPW (Proyek Pengembangan Wilayah), yang Kegiatan operasionalnya menarik simpanan/tabungan masyarakat dengan Buku Tabungan bernama SUKSES (Simpanan Usaha Kecil Sarana Ekonomi Sejahtera) dan disalurkan kembali ke Masyarakat Kecil dan Mikro dalam bentuk kredit/pinjaman.

  • Plafond Kredit pada waktu itu antara Rp. 25.000,00 s.d. Rp. 100.000,00
  • Jangka Waktu Kredit 3 (tiga) bulan s.d. 6 (enam) bulan
    1. Sistem Angsuran yaitu:
      • Mingguan dan
      • Dua Mingguan
    2. Persyaratan Kredit
      1. Fotokopi KTP;
      2. Ada kegiatan/ada usaha;
      3. Rekomendasi Izin Usaha dari Kepala Desa.

Sistim pelaksanaan operasional, administrasi, dan pembukuan/akuntansi LKP dibimbing oleh Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTB dan Laporan Perkembaangan setiap bulan (Neraca) dilaporkan ke BPD NTB.